Mengabdi Negri Lewat Jalur Pendidikan dan Media
Home » , » Kurikulum 2013 Dijamin Berlaku di Kabinet Baru, Inggris: Bagus

Kurikulum 2013 Dijamin Berlaku di Kabinet Baru, Inggris: Bagus

Kurikulum 2013 Dijamin Berlaku di Kabinet Baru
Kurikulum 2013 Dijamin Berlaku di Kabinet Baru

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Pendidikan Musliar Kasim memberikan jaminan untuk tetap melanjutkan Kurikulum 2013 di kabinet baru.

"Kami akan bekerja all out. Jaminan bagi saya sederhana, siapa pun yang menjadi Mendikbud ke depan pasti orang hebat, karena Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memiliki tanggung jawab besar untuk masa depan," ujar Musliar, di Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Kalibata, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Dalam sejarah, Musliar melanjutkan, orang hebat jika mendengar kritik dievaluasi, bukan dihentikan kebijakan kurikulumnya.

"Saya berani, inilah kurikulum yang dibuat all out oleh Kemendikbud. Kami sampai pagi dan berbulan-bulan menyelesaikan kurikulum ini. Kami betul-betul memperhatikan kurikulum 2013," ucapnya.

Menurutnya, Kurikulum 2013 dipersiapkan oleh semua komponen masyarakat.

"Saya ikhlas saja, tiga tahun jadi Wamendikbud saya sudah memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Saya tidak ragu pada Tuhan. Jika ini baik, maka akan diteruskan, jika tidak baik maka akan diberhentikan," ungkapnya.

Selain itu, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah (Dirjen Dikmen) Kemendikbud Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie juga menjamin bahwa Kurikulum 2013 baik. Jika ini benar, maka pihaknya memperjuangkannya.

"Oleh karena itu, jaminan kita adalah perjuangan dan doa. Saya yakin, Kurikulum 2013 akan diteruskan oleh pemerintah selanjutnya," tuturnya.

Jazidie menambahkan, pihaknya meyakini Kurikulum 2013 dikembangkan bagaimana kurikulum ini sampai para peserta didik. Mulai dari buku sampai dengan dokumen-dokumennya.

"Itu indikatornya pada teks buku pelajaran. Buku teks berdasarkan aktivitas. Buku teks dibarengi dengan buku pegangan guru, seperti mata pelajaran (mapel) Matematika dapat digunakan untuk pengembangan sikap," tambahnya.

Inggris Nilai Kurikulum 2013 Bagus

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh tampaknya maju terus pantang mundur dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013. Dia menilai, jika pendidikan di Indonesia masih bagus.

Nuh pun bersyukur bahwa pendidikan di Indonesia kualitasnya tidak seburuk yang orang pikirkan. Hal ini dikatakannya berdasarkan World Economic Forum 2014. Namun demikian, tetap harus diperbaiki kekurangan pendidikan di Indonesia.

"Jangan minder, kita tidak jelek-jelek amat. Diskusi tentang Kurikulum 2013 tidak hanya di satu dan dua negara saja, seperti di London ada World Economic Forum," ujar M Nuh, di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta, belum lama ini.

Nuh melanjutkan, di London, mereka welcome dan menilai bahwa Kurikulum 2013 di Indonesia bagus.

"Tapi, kalau saya bilang Kurikulum 2013 bagus, kalian tidak percaya dan kita lakukan ini seakan-akan tidak bagus," ucap mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu.

Tidak mau dikatakan kurikulum yang digagasnya tidak bagus, M Nuh pun membeberkan prestasi yang telah diraih Indonesia. Seperti pada dua tahun lalu, Indonesia menduduki rangking 50 naik 12 poin menjadi rangking 38. Kenaikan tersebut belum pernah terjadi sebelumnya.

"Tahun ini, yang terakhir naik dari rangking 38 ke peringkat 34 naik empat poin yang diterbitkan oleh World Economic Forum, tapi kita tidak pernah dapat apresiasi," ungkap mantan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) itu.

M Nuh menambahkan, tiga tahun sebelumnya, ketika Indonesia menduduki rangking 30 turun ke peringkat 50, ramainya bukan lain. Walaupun demikian, M Nuh tetap bangga dengan Kurikulum 2013.

"Kalau dibilang bangga, tanpa kalian tanya pun saya sudah bangga duluan menerapkan Kurikulum 2013," tuturnya.


sumber : okezone
Share this article :

What's time

Visitor Today

Twitter

Bimbingan Belajar

Computer Courses

Topik Pilihan

Good News

Ada 6 Kunci Mencapai Lingkungan Pendidikan yang Ideal

Siswa DLC sedang mengikuti kursus English at DLC “ Leiden is Lijden” . Pemimpin itu menderita. Adalah sebuah pernyataan yang diungkapka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Yayasan Arjawa Bhakti Persadha - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen