Mengabdi Negri Lewat Jalur Pendidikan dan Media
Home » , » Cara Prkatis Meningkatkan Daya Ingat Anak

Cara Prkatis Meningkatkan Daya Ingat Anak

Bagaimanapun juga, orang tua bagi sang anak memiliki ‘tempat’ yang penting dalam hidupnya. Segala bentuk perlakuan orang tua pada anak, akan memberikan pengaruh yang besar pada anak tersebut. Jika orang tua memberikan dukungan maksimal bagi proses belajar anaknya, maka anak akan maksimal pula dalam menyerap materi belajarnya. Anda tentu sering menyaksikan anak yang orang tuanya telah meninggal atau bercerai. kebanyakan dari mereka akan terganggu pelajarannya. Ia terbebani oleh kondisi orang tuanya. Sehingga dalam belajarpun ia sering lupa dan sulit untuk memahami pelajaran. Banyak bentuk dukungan berupa sikap dan perkataan yang bisa diberikan oleh orang tua agar anaknya bisa sukses dalam mengingat pelajarannya dan menjadi berprestasi.
Di bawah ini saya sampaikan beberapa hal penting yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan daya ingat anak anda. Beberapa aktivitas ada kaitan langsung dengan kegiatan belajar, dan beberapa aktivitas yang lain tidak.

1. Jangan membagi perhatian

Memungkinkan bagi seseorang melakukan lebih dari satu hal dalam waktu bersamaan. Ini berarti sepanjang melakukan pekerjaan itu tidak tergantung pada satu proses mental yang sama, keduanya dapat dikerjakan pada satu waktu. Namun, jika kedua pekerjaan tergantung pada tipe proses mental yang sama (seperti mendengar cerita dan membaca buku), keduanya tidak dapat diselesaikan dengan baik. Kapasitas untuk memerikan perhatian lebih dari satu hal dalam waktu bersamaan bervariasi pada setiap orang, dan dapat dipengaruhi kewaspadaan, umur, dan motivasi.

Jika anak dapat mengerjakan lima atau enam aktivitas pada waktu bersamaan, tidaklah mungkin untuk mengingat banyak hal pada saat melakukannya.

Anak tidak akan bisa belajar dan mengingat pelajaran dengan baik sambil menonton TV, mendengarkan radio, atau sambil makan. Jika anak sedang belajar, usahakan turut membantunya dengan menghilangkan semua hal yang bisa membagi perhatiannya, dan sebaiknya orangtua menyediakan tempat dan waktu khusus bagi anak untuk belajar.

2. Melibatkan emosi saat belajar

Dengan melibatkan emosi saat belajar, otak akan lebih mudah mengingat materi pelajaran. Contoh dari belajar dengan melibatkan emosi antara lain dengan membaca keras, membaca dengan intonasi, dan lain sebagainya. Masih ada kaitannya dengan emosi, berilah perasaan gembira pada anak saat ia belajar. Anak tidak mungkin bisa belajar dengan baik setalah dimarahi.

3. Cerita dalam belajar

Salah satu metode yang cukup efektif untuk meningkatkan daya ingat anak adalah dengan menggunakan metode bercerita saat belajar. Anak terbukti lebih mudah mengingat sebuah pelajaran, jika disampaikan dalam bentuk cerita. Saat mendengarkan sebuha cerita, anak mengoptimalkan penggunaan kedua belahan otaknya dalam menyerap informasi. Sebuah cerita tidak hanya melibatkan penalaran si anak, melainkan juga melibatkan emosi.

4. Mempelajari gambaran besarnya dahulu

Ini adalah teknik belajar yang cukup ampuh untuk meningkatkan daya ingat anak. Setiap belajar, anak hendaknya mempelajari gambaran besar dari materi pelajarannya tersebut. Jika si anak belum bisa membaca, anda bisa menjelaskan sesuatu dengan gambaran besar terlebih dahulu. Dan setelah itu, anda bisa mejelaskan detailnya.

5. Memberi hadiah sebagai stimulus

Berilah hadiah dan ucapan selamat atas keberhasilan anak anda. Hadiah dan ucapan selamat anda merupakan rangsangan yang akan memberikan dampak positif bagi belajarnya. Dan tentu saja, juga berdampak positif bagi peningkatan daya ingatnya. 6. Hilangkan pengganggu belajar

Jauhkan dari anak semua pengganggu belajar di atas saat anak sedang belajar seperti suara gaduh, musik, pertengkaran, suara telepon, TV, anak-anak yang bermain, dan mainan.

7. Meningkatkan perhatian atau konsentrasi

Meningkatkan perhatian atau konsentrasi anak pada materi pelajaran adalah hal terpenring untuk meningkatkan daya ingat. Dengan meningkatkan perhatian, ini juga berarti si anak akan mengetahui mana materi yang harus diingatnya dan mana materi yang tidak perlu untuk diingat. Jika anak saat belajar tidak bisa memberikan perhatian pada materi pelajarannya, maka akan sia-sia belajarnya. Semudah apapun pelajaran, jika tanpa perhatian atau konsentrasi, maka ia akan mudah juga dilupakannya. Anak tidak akan bisa memberikan perhatian terhadap sesuatu jika ia tegang, cemas, atau dalam keadaan stress. Hal pertama yang harus dilakukan si anak agar ia bisa konsentrasi adalah rileks.

8. Memilih waktu belajar

Sediakan waktu belajar bagi anak dan bersikap konsisten dengan waktu tersebut. Semua anggota keluarga harus menghargai waktu belajar tersebut. Percuma jika anda mengalokasikan jam-jam tertentu untuk waktu belajar anak anda, namun tidak ada dukungan dari anggota keluarga yang lain.

9. Waktu tidur yang cukup

Pada malam hari, ketika anak tidur, semua informasi jangka pendek di download ke dalam memori jangka panjang. Keputusan lain perlu dibuat. Apakah informasi ini akan saya perlukan besok atau dalam waktu dekat? Jika jawabannya ya, informasi ini disimpan dalam memori jangka panjang –KERJA– . Jika jawabannya tidak, informasi disimpan dalam memori jangka panjang –ARSIP–. Inilah pentingnya tidur bagi anak. Lebih baik lagi jika si anak juga disediakan jam tidur di siang harinya. Ini akan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi proses peningkatan memori jangka panjangnya.

10. Dukungan orangtua

Bagaimanapun juga, orang tua bagi sang anak memiliki ‘tempat’ yang penting dalam hidupnya. Segala bentuk perlakuan orang tua pada anak, akan memberikan pengaruh yang besar pada anak tersebut. Jika orang tua memberikan dukungan maksimal bagi proses belajar anaknya, maka anak akan maksimal pula dalam menyerap materi belajarnya. Anda tentu sering menyaksikan anak yang orang tuanya telah meninggal atau bercerai, kebanyakan dari mereka akan terganggu pelajarannya. Ia terbebani oleh kondisi orang tuanya. Sehingga dalam belajarpun ia sering lupa dan sulit untuk memahami pelajaran. Banyak bentuk dukungan berupa sikap dan perkataan yang bisa diberikan oleh orang tua agar anaknya bisa sukses dalam mengingat pelajarannya dan menjadi berprestasi.

11. Menggunakan gambar

Salah satu dari cara manusia untuk menyerap informasi dari lingkungannya adalah dengan menggunakan cara visual. Anak belajar visual dengan menggunakan penglihatannya. Nah, salah satu bentuk metode belajar visual adalah dengan menggunakan gambar. Mengapa menggunakan gambar bisa meningkatkan daya ingat anak dalam belajar ? Ada beberapa alasan untuk hal ini, antara lain :

a. Dengan gambar, anak lebih menggunakan banyak indera untuk menerima materi pelajarannya. Sehingga ia lebih mudah mengingatnya.

b. Dengan gambar, anak lebih senang dalam belajar. Bandingkan jika anak hanya disodori tulisan saja dan disuruh menghafalnya. Dan dengan ini pula, saya bisa mengatakan bahwa gambar memberikan emosi positif bagi anak dalam belajar. Emosi positif sangat dibutuhkan dalam meningkatkan daya ingat dan konsentrasi anak.

c. Dengan gambar, anak lebih bisa menangkap maksud dari pelajaran. Pepatah mengatakan “gambar bisa mewakili seribu kata”. Memang benar demikian. Jadi gambar bisa menjelaskan lebih banyak hal dan memiliki makna yang luas.

d. Secara ilmiah, dengan gambar berarti anak telah belajar sesuatu dengan menggunakan dua belahan otaknya, yaitu otak kiri dan kanan. Dengan belajar menggunakan dua belahan otak, daya ingat anak jauh lebih baik dibanding jika ia hanya menggunakan otak kirinya semata

12. Gizi yang baik dan cukup

Gizi memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatakan daya ingat anak. Daya ingat berhubungan dengan proses di otak. Dan proses di otak bisa berjalan dengan baik jika ia didukung dengan gizi yang cukup pula. Karena itu, berilah anak Anda gizi yang baik dan cukup. Gizi yang baik tidak harus mahal.

13. Lingkungan belajar

Lingkungan belajar juga berpengaruh pada proses belajar anak. Mungkin anak Anda memiliki intellegensi yang cukup bagus. Namun sulit jika ia belajar di tempat yang gaduh dan banyak gangguan. Anda harus menyediakan tempat belajar anak yang “layak” . Maksud dari lingkungan belajar yang “layak” adalah khusus sebagai tempat belajar, tidak gaduh, dan penataan ruangan yang rapi.

14. Menumbuhkan mental positif pada anak

Kondisikanlah mental anak sepositif mungkin agar ia bisa tumbuh dan berkembang secara optimal. Hindari kata-kata dan tindakan negatif terhadap mereka. Karena hal tersebut akan menjadikan mental mereka negatif pula. Dan mental negatif akan menyulitkan mereka dalam mempelajari sesuatu dalam hidupnya. Mental negatif juga membuat ia merasa tidak bisa. Saya yakin anda setuju dengan hal ini. Bisakah anda belajar, apalagi mengingat sesuatu dengan baik, tatkala mental anda sedang “drop”. Tentu saja tidak bisa bukan? Dan ternyata masalah ini juga berlaku secara umum bagi manusia, tidak saja pada anak. Jika mental kita positif, maka kita bisa melakukan apa saja. Itulah pentingnya menumbuhkan sikap mental positif pada anak Anda. Sikap mental positif tidak saja meningkatkan daya ingat anak, namun juga meningkatkan kreatifitas dan keberanian anak dalam melakukan sesuatu.

15. Motivasi

Mengapa motivasi begitu penting bagi kebanyakan orang? Tidak lain karena motivasi memberikan kekuatan. Dengan motivasi manusia bisa melakukan banyak hal. Dan dengan motivasi sesuatu yang sebelumnya dianggap mustahil, bisa menjadi kenyataan. Bagaimana dengan pemberian motivasi pada anak? Apakah berpengaruh? Tentu saja motivasi bagi anak memberikan banyak manfaat seperti, menjadikan anak lebih percaya diri dan tidak minder, anak bisa melakukan sesuatu melebihi kemampuan dasarnya, anak akan melakukan semua aktivitasnya dengan senang hati, dan masih banyak manfaat lagi. Apakah motivasi memberikan dampak pada daya ingat anak? Jawabannya “Ya”. Semua manfaat motivasi memberikan energi bagi anak untuk lebih mudah mengingat. Anak juga akan lebih mudah berkonsentrasi, sesuatu yang amat dibutuhkan dalam meningkatkan daya ingat.

16. Bersuara dalam belajar

Ini salah satu teknik kuno, namun ternyata tetap manjur untuk meningkatkan daya ingat anak. Ijinkanlah anak anda bersuara saat ia belajar. Jangan larang dia tatkala ia membaca buku dengan bersuara. Masing-masing anak memiliki gaya belajarnya sendiri-sendiri. Ada anak yang suka belajar dengan bersuara, ada pula anak yang lebih suka diam dalam belajarnya. Nah, jika anak anda termasuk tipe “bersuara”, biarkanlah ia dengan gayanya tersebut. Larangan anda justru akan memberikan dampak buruk bagi mentalnya. Bersuara memang bisa meningkatkan daya ingat kita asal suara tersebut tidak menggangu yang lain.

17. Penggunaan warna

Penggunaan warna bisa meningkatkan daya ingat anak dalam belajarnya. Bagaimana caranya? Berikut beberapa aplikasi penggunaan warna dalam meningkatkan daya ingat anak :

a. Sediakan stabilo atau pensil warna bagi anak untuk menandai materi pelajaran yang penting. Dengan menandai kata atau kalimat penting pada buku pelajaran akan membantu anak memfokuskan diri pada materi penting tersebut.

b. Biarkan anak menggunakan bolpoin atau pensil warna-warni.

c. Jika Anda membelikan buku atau bahan bacaan bagi anak, pilihlah warna yang berbeda-beda.

Mengapa warna bisa meningkatkan daya ingat anak? Dengan adanya warna, otak kanan anak juga turut ambil bagian dalam belajar. Warna juga memberikan pengaruh positif pada mental anak. Warna yang cerah memberikan kesan bahagia dan menyenangkan.

18. Dampingi anak anda belajar

Sebagaimana telah dikatakan di awal, orang tua memiliki “posisi” yang sangat penting di hati anaknya. Alangkah senangnya si anak jika ia bisa didampingi oleh orang tuanya saat belajar. Perasaan senang ini saja banyak memberikan dampak positif bagi belajar dan daya ingat anak. Apalagi jika si orang tua bisa banyak berperan membantu saat anaknya belajar. Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk meningkatakan daya ingat anak adalah, berilah anak beberapa pertanyaan seputar materi yang akan dipelajari. Lakukan hal ini sebelum anak Anda belajar. Pertanyaan tersebut akan membuat si anak penasaran dan terangasang untuk mencari jawabannya. Dengan cara ini pula, ingatan anak pada materi tersebut lebih baik daripada jika ia hanya membaca buku sendirian. Anda bisa mencari cara lain untuk turut membantu anak Anda dalam belajar. Namun yang paling penting adalah jangan melakukan tindakan yang bagi anak terasa sebagai “intimidasi”. Banyak orang tua yang tidak sabar dengan lambatnya si anak dalam belajar. Akhirnya orang tua semacam ini justru menjadi “satpam” bagi sang anak. Anak tidak merasa aman saat orangtuanya mendampingi belajarnya. Yang anak harapkan justru si orang tua segera pergi. Fungsi anda saat mendampingi anak belajar adalah sebagai pendamping yang memberikan bimbingan dan rasa aman, bukan sebaliknya.

19. Melagukan pelajaran

Ini juga salah satu teknik kuno yang masih manjur untuk meningkatkan daya ingat. Mengapa anak TK banyak diajari lagu? Karena dengan lagulah mereka bisa menyerap materi pelajaran. Dengan lagulah mereka hafal nilai-nilai kehuidupan. Teknik ini sebenarnya tidak tabu untuk diterapkan oleh anak di atas TK. Anda bisa melatih anak untuk melagukan materi-materi pelajaran yang sulit.

Sumber : Al Arif, S. Ked.
Share this article :

What's time

Visitor Today

Twitter

Bimbingan Belajar

Computer Courses

  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    2 hari yang lalu

Topik Pilihan

Good News

Ada 6 Kunci Mencapai Lingkungan Pendidikan yang Ideal

Siswa DLC sedang mengikuti kursus English at DLC “ Leiden is Lijden” . Pemimpin itu menderita. Adalah sebuah pernyataan yang diungkapka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Yayasan Arjawa Bhakti Persadha - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen