Mengabdi Negri Lewat Jalur Pendidikan dan Media
Home » , » Kudirikan Dre@ming Kids School

Kudirikan Dre@ming Kids School

I Wayan Arjawa, ST. Pendiri
Keperihatinan kami melihat banyak sekolah baik negeri maupun swasta yang berjalan tidak sesuai dengan konsep. Ini menurut kami. Sebagai contoh guru selalu mengatakan dan membebankan kesalahan pada siswa tatkala seorang siswa tidak mampu menyerap materi "bodoh" padahal menurut konsep kami yang justru harus disalahkan atas kebodohan siswa adalah guru. Kenapa? Logikanya jika siswa itu pintar kan nggak usah sekolah langsung saja bikin poster menjadi calon DPR. Kedua bukankah tugas seorang guru adalah mendidik agar siswa menjadi pintar.

Ada sekolah yang begitu sangat mahal, namun ketika ada siswa hiperaktif sekolah tersebut mengeluh dan meminta agar orang tua siswa menunggui anaknya. Dengan tegas saya bilang jika konsep menunggui anak saat belajar disekolah adalah konsep yang salah. Logikanya jika saat belajar siswa ditunggui, guru memang akan gampang mengajar karena seolah-olah siswa yang bersangkutan bisa mengikuti pelajaran padahal sesungguhnya hal itu akan membodoh-bodohi siswa dan orang tua yang bersangkutan. Menunggui siswa saat belajar dengan alasan siswa tersebut tidak mandiri adalah hal yang salah kaprah, karena sesungguhnya yang tidak mandiri adalah gurunya karena tidak mampu menyesaikan fungsi dan tugasnya untuk mengatasi anak tersebut.

Jaman sekarang tidak seperti jaman dulu, kalau dulu siswa dikasi libur senangnya luar biasa, karena dapat bermain sambil mengisi liburan, namun jaman sekarang anak di kasi libur, mereka malah menangis minta sekolah, itulah sebabnya sekolah betapapun mahalnya pasti laku dan dicari oleh orang tua karena ekspetasi mereka sekolah yang mahal akan memberikan pendidikan yang lebih, itu harapan kita sebagai orang tua. Tapi cobalah lihat apa ada sekolah seperti itu?. Sekolah mahal, murah, negri sama saja, kalau sudah libur ya libur saja. Bahkan saya pribadi membayarkan sekolah anak saya mahal merasa sangat kecewa, kita bayar SPP full tiap bulannya, masak belajar cuma 5 hari dalam sebulan, 12 hari itupun tidak sampai full dia belajar di sekolah. Seperti bulan Juni dia sekolah cuma 8 hari termasuk pengambilan raport, juli pertengahan bulan baru masuk SPP tetap bayar full. Kami sangat kecewa karena tidak ada kreativitas pihak sekolah untuk mengatasi permasalahan itu. Di Dre@ming Kids nanti kami akan mengadakan additional class, yang sifatnya tidak wajib tapi gratis, bagi siswa yang tidak ingin mengikuti additional class (ingin berlibur kami persilahkan), namun bagi anak yang ingin tetap belajar mengisi liburan kami sudah menjalin kerjasama dengan xcata.com (Bimbingan Belajar), Dre@ming Media (Kursus Computer), DLC (Kursus Bahasa Inggris). Ketiga lembaga tersebut sudah siap memberikan program terbaiknya bagi anak-anak yang ingin mengisi liburan dengan belajar di Dre@ming Kids School. Sehingga orang tua tidak akan merasa rugi membayar SPP anaknya, karena anaknya dapat pendidikan yang optimal sesuai dengan harapan.

Itu adalah sebagian kecil contoh betapa buramnya sistem pendidikan yang seolah-olah benar bagi sekolah yang menjalankannya.

Terinspirasi dari keinginan untuk memperbaiki sistem yang salah itu minimal menurut kami. Maka melalui Yayasan Arjawa Bhakti Persadha. Kami mendirikan Dre@ming Kids Kindergarten (TK Dre@ming Kids) dan Dre@ming Kids Elementary School (SD Dre@ming Kids).

Tepat pada hari Senin, 9 Desember 2013. Kami mulai meletakkan tiang pagar ditanah pribadi milik I Wayan Arjawa, S.T. seluas kurang lebih 30 are. Semoga pembangunan ini bisa berjalan dengan lancar dan sekolah sudah bisa beroperasi pada Juli 2017. Astungkara.
 
Pemangku dan tukang banten melakukan upakara pengurugan bangbang di bagian depan tempat pendirian sekolah. Bagian depan dari tanah dimana akan didirikan sekolah terdapat bangbang yang cukup besar, dan pastinya bangbang ini harus di urug atau ditimbun dengan alat berat namun sebelum melakukan penanaman dengan alat berat sesuai tradisi dan adat istiadat yang berlaku disini, jika kita hendak mengurug bangbang atau kolam harus dilakukan upakara dengan dipuput orang suci agar dikelak kemudian hari tidak menimbulkan masalah dan bahkan sebaliknya akan menciptakan aura positif di masa kini dan yang akan datang.



Share this article :

What's time

Visitor Today

Twitter

Bimbingan Belajar

Computer Courses

  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    1 hari yang lalu

Topik Pilihan

Good News

Ada 6 Kunci Mencapai Lingkungan Pendidikan yang Ideal

Siswa DLC sedang mengikuti kursus English at DLC “ Leiden is Lijden” . Pemimpin itu menderita. Adalah sebuah pernyataan yang diungkapka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Yayasan Arjawa Bhakti Persadha - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen