Mengabdi Negri Lewat Jalur Pendidikan dan Media
Home » , » Ini Alasan Guru Menolak Anak Hiperaktif

Ini Alasan Guru Menolak Anak Hiperaktif

I Wayan Arjawa, S.T (Pendiri Dre@ming Kids School)
Apakah ada orang yang merasa lebih menderita dibandingkan dengan mempunyai anak yang hiperaktif, yang setiap kali gurunya selalu mengeluh?. Apakah ada yang lebih marah dibanding orang tua yang mempunyai anak yang hiperaktif mendengar kerewelan guru yang sudah dibayar mahal tapi rewel dan selalu mengadu tentang tingkah laku siswa yang bersangkutan?.

Mungkin jika anda bukan seorang yang tidak mempunyai anak hieperaktif atau minimal orang yang tidak tahu tentang sifat dan karakter anak hiperaktif anda akan cuwek dan masa bodoh, tapi jika anda yang mempunyai anak yang hiperaktif anda akan merasakan kesal, marah dan menderita. Sering merasa bingung bahkan putus asa. Berikut keluhan dan kerewelan guru yang akan disampaikan pada orang tua yang mempunyai anak heperaktif:
  1. Tolong dampingi anaknya atau carikan student teacher. Apa anda nggak akan naik pitam jika disuruh menunggui anak anda sedangkan anda harus bekerja untuk membayar uang sekolah. Apa anda nggak jengkel jika disuruh mencarikan guru pendamping sedangkan anda sudah membayar mahal uang sekolah.
  2. Anak bapak atau ibu tidak fokus, tidak mau diperintah dan sering lari-larian diruang kelas. Gimana perasaan anda bahkan hal yang mestinya menjadi tanggung jawab mendasar bagi guru itupun dikeluhkan keorang tua.
  3. Anak bapak atau ibu nggak mau mengikuti pelajaran dan sering lari diluar kelas. Apakah anda tidak mangkel mendengar keluhan itu. Tidakkah anda ingin mengatakan "Gue bayar loe mahal, apa aja kerja loe"
  4. Murid disini banyak, jadi gurunya nggak mungkin mengawasi anak Bapak atau Ibu. Bahkan siswanya cuma 2 orang termasuk anak bapak/ibu itupun dibilang banyak. Itu hanya alasan agar mereka bisa lepas tanggung jawab.
  5. Orang tua siswa yang lain, kompain dengan kelakuan anak bapak. Masak yang seperti ini juga dikatakan atau dikeluhkan ke orang tua kan mestinya dia bisa jelaskan keorang tua yang lain akan kelemahan anak ini dan kami bertanggung jawab untuk mendidiknya.
  6. Anak bapak atau ibu mengambil makanan temannya. Ya ampun ini juga dikeluhkan oleh guru-guru tersebut, secara logika mereka mempunyai mulut yang mampu melarang atau mengatakan jangan ambil makanan temanmu.
Demikianlah sekilas tentang keluhan para guru yang muncul ketika anak anda seorang yang hiperaktif dan sedang masuk sekolah. Kesaya pribadi sering para orang tua mengadukan masalah-masalah yang seperti itu dan kami berusaha memberi motivasi kepada orang tua yang bersangkutan dan meminta bersabar serta jangan sampai menyalahkan anak (ada kasus dimana ketika orang tua mendengar keluhan para guru itu, mereka malah "menyakiti" analnya karena dikira memang anaknya yang bersalah).

Anak hiperaktif mempunyai jiwa penurut yang sangat tinggi ketika para guru itu memcoba menaklukkan anak tersebut dan caranya tidaklah sulit cuma seorang guru mau mendekat dan berinteraksi dengan anak tersebut. Masalahnya kebanyakan guru mengeluh terlebih dahulu sebelum mencoba dan bahkan selalu mencari celah untuk menyalahkan anak yang bersangkutan.

Anak hiperaktif sangat memerlukan bantuan orang lain yang dalam hal ini adalah guru untuk mendidik disekolah. Sedangkan orang tua berkewajiban mendidik anak tersebut dirumah. Akan menjadi fatal akibatnya jika disekolah orang tua harus mendampingi anaknya atau mencarikan pendamping yang mungkin saja pendampingnya tidak betah dan berhenti diganti baru lagi itu akan menyebabkan pendidikan untuk anak hiperaktif menjadi gagal.

Di Dre@ming Kids Kindergarten dan Dre@ming Kids Elementary School (Grand Opening Juli 2016), orang tua tidak akan kami ijinkan menunggu karena prinsip bahwa disekolah pendidikan adalah tanggung jawab sekolah dalam hal ini guru.  Jargon yang sering kita dengar bergema "Sudah Mahal Ditungguiin". Itu tidak akan berlaku di sekolah kami.


I Wayan Arjawa, ST
Share this article :

What's time

Visitor Today

Twitter

Bimbingan Belajar

Computer Courses

  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    2 hari yang lalu

Topik Pilihan

Good News

Ada 6 Kunci Mencapai Lingkungan Pendidikan yang Ideal

Siswa DLC sedang mengikuti kursus English at DLC “ Leiden is Lijden” . Pemimpin itu menderita. Adalah sebuah pernyataan yang diungkapka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Yayasan Arjawa Bhakti Persadha - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen