Mengabdi Negri Lewat Jalur Pendidikan dan Media
Home » » Polisi Gerebek Rumah Judi Beromzet Ratusan Juta di Medan

Polisi Gerebek Rumah Judi Beromzet Ratusan Juta di Medan

Senin, 9 April 2012 08:09

Mesin judi yang disita polisi (ilustrasi)
MEDAN - Kepolisian Resor Kota Medan menyita 50 mesin judi jackpot di Kompleks Perumahan Pasar I Indah No A 15/16, Jalan Sunggal Besar, Medan Sunggal, Minggu (8/4/2012).

Selain 50 mesin judi jackpot, polisi juga menangkap 12 warga yang diduga pelaku judi jackpot, menyita 528 botol minuman keras oplosan, 1.000 lembar cukai palsu, dan 2 drum untuk membuat minuman keras oplosan ke Mapolresta Medan.

Kepala Polresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang mengatakan, polisi sudah melakukan pengintaian di rumah berlantai tiga itu, Sabtu pukul 24.00 WIB hingga Minggu (8/4/2012) pukul 07.00 WIB.

Polisi mengintai dari jendela lantai dua karena pintu rumah judi tersebut selalu dalam keadaan terkunci.

Saat penggerebekan, 20 mesin judi jackpot dalam kondisi aktif (on) sementara 30 mesin judi lainnya masih
dalam perbaikan. Omzet dari rumah judi itu berkisar ratusan juta rupiah per hari.

"Polisi langsung menggerebek, namun saat penggerebekan, tidak ada warga yang sedang bermain judi. Penghuni di rumah judi itu sebanyak 12 orang sedang tidur. Mereka kita bawa ke Mapolresta untuk dimintai keterangannya," ujar Monang dalam paparannya di Mapolresta Medan kemarin.

Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol M Yoriz Marzuki mengatakan, ke-12 penghuni rumah judi masih dimintai keterangan. Mereka adalah JC, WC, IR, AD, TH, TBK, AK, HN, BDN, ADK, KG, dan SE.

"Saya belum bisa memberikan data lengkap. Malam nanti baru kita bisa menetapkan bagaimana status ke-12 pengelola rumah apakah tersangka atau tidak. Karena saat penggerebekan tidak ada satu pun orang yang sedang bermain mesin judi jackpot itu," kata Yoris.

Ia menambahkan, pemilik rumah judi jackpot tersebut bernama Jimmy Chandra. Rumah judi sebelumnya sudah sering berpindah-pindah tempat.

Terakhir rumah judi beroperasi di Jalan Sunggal Besar. "Ini juga berkat informasi dari masyarakat sekitar perumahan yang sangat resah dengan keberadaan rumah judi itu," ujarnya.

Yoris mengatakan, minuman keras oplosan yang disita polisi juga diperkirakan dipasarkan di sejumlah toko di Medan dengan melebelkan cukai palsu di bagian botol minuman keras tersebut.

"Dari rumah judi jackpot itu juga kita sita 1.000 lembar cukai palsu untuk mengedarkan ribuan minuman keras ke pasaran. Kita akan menelusuri dari keterangan 12 pengelola ke mana saja minuman keras itu dipasarkan," terangnya.

sumber : tribun
Share this article :

What's time

Visitor Today

Twitter

Bimbingan Belajar

Computer Courses

  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    2 hari yang lalu

Topik Pilihan

Good News

Ada 6 Kunci Mencapai Lingkungan Pendidikan yang Ideal

Siswa DLC sedang mengikuti kursus English at DLC “ Leiden is Lijden” . Pemimpin itu menderita. Adalah sebuah pernyataan yang diungkapka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Yayasan Arjawa Bhakti Persadha - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen