Mengabdi Negri Lewat Jalur Pendidikan dan Media
Home » » PricewaterhouseCoopers Didenda 1,4 Juta Poundsterling

PricewaterhouseCoopers Didenda 1,4 Juta Poundsterling

Jumat, 6 Januari 2012 | 11:09

LONDON - PricewaterhouseCoopers, salah satu auditor terkemuka di dunia, dihukum dengan sanksi denda tertinggi yang pernah diberikan kepada sebuah auditor di Inggris, 1,4 juta poundsterling atau sekitar Rp 21 miliar.

Sanksi itu dijatuhkan penegak hukum di London karena PricewaterhouseCoopers (PwC) terus-menerus melaporkan bahwa uang nasabah tetap aman disimpan di JPMorgan selama tujuh tahun.

Padahal, pada Juni 2010, Financial Services Authority (FSA) atau semacam Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inggris mendenda JPMorgan dengan nilai yang juga mencapai level tertinggi, 33,32 juta poundsterling.

Denda ini dijatuhkan karena JPMorgan Securities gagal memisahkan uang investor selama tujuh tahun (hingga Juli 2009) sehingga investor menghadapi risiko kehilangan uangnya. Demikian disiarkan Kantor Berita Reuters dari London, Jumat (6/1/2012).

Temuan atas kekeliruan laporan PwC itu diungkapkan oleh Dewan Disiplin Akuntansi dan Aktuaria (AADB). Ini berbeda dengan sikap para pembuat undang-undang (anggota parlemen) yang dinilai terlalu lunak pada
bank-bank bermasalah di sepanjang krisis keuangan.

AADB menyatakan, PwC adalah salah satari empat auditor terbesar di dunia yang memeriksa pembukuan pada hampir perusahaan-perusahaan besar. AADB mengakui gagal memperoleh ”bukti-bukti layak yang mencukupi” untuk melaporkan bahwa JPMorgan Securities telah memenuhi aturan ketat pengelolaan uang nasabah selama beberapa tahun.

Sebagian besar dana nasabah JPMorgan Securities yang berasal dari perdagangan produk opsi dan future itu digunakan pada rekening induk usahanya, bank JPMorgan Chase.

Uang itu diputar di pasar uang antarbank dengan bunga semalam. Atas temuan itu, AADB menegaskan bahwa kesalahan PwC sangat serius. Awalnya, PwC akan didenda 2 juta poundsterling. Namun, sanksi itu dikurangi jadi 1,4 juta poundsterling karena PwC dinilai kooperatif.

sumber : kompas
Share this article :

What's time

Visitor Today

Twitter

Bimbingan Belajar

Computer Courses

  • Membuat Kartu Nama - Hampir setiap orang baik yang bekerja sebagai karyawan maupun orang yang merintis usaha pribadi berkeiinginan untuk menambah relasi. Salah satu sarana yang...
    1 hari yang lalu

Topik Pilihan

Good News

Ada 6 Kunci Mencapai Lingkungan Pendidikan yang Ideal

Siswa DLC sedang mengikuti kursus English at DLC “ Leiden is Lijden” . Pemimpin itu menderita. Adalah sebuah pernyataan yang diungkapka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Yayasan Arjawa Bhakti Persadha - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen