Mengabdi Negri Lewat Jalur Pendidikan dan Media
Home » » Diburu 16 Tahun, Bos Clan Mafia yang Paling Kejam Ditemukan di Bunker

Diburu 16 Tahun, Bos Clan Mafia yang Paling Kejam Ditemukan di Bunker

Kamis, 8 Desember 2011 | 11:39

Bos mafia Italia Michele Zagaria saat diringkus polisi, Rabu (7/12/2011)
NAPOLI - Kepolisian Italia berhasil membekuk seorang bos mafia Camorra yang sudah diburu selama 16 tahun, Rabu (7/12/2011). Michelle Zagaria ditemukan bersembunyi di sebuah bunker di sebuah vila di kota Casapesenna, dekat Napoli.

Keberhasilan menangkap Zagaria disambut penuh suka cita oleh kepolisian. Dia kemudian diarak di hadapan kamerawan dan fotografer dalam perjalanan menuju sebuah penjara dengan tingkat pengamanan maksimum.

Lelaki 53 tahun itu diburu sejak 16 tahun lalu. Pada 2008, dia divonis hukuman penjara seumur hidup dalam sebuah pengadilan in absentia atas dakwaan pembunuhan, pemerasan, perampokan, dna hubungan dengan mafia.

Dijuluki "Capastorta" yang berarti "kepala yang salah" karena reputasi kekejamannya, Zagaria merupakan salah satu bos clan mafia yang paling kejam.

Polisi menggunakan buldoser untuk membobol bunker rahasia tempatnya bersembunyi. Mereka menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengebor dinding dan melacak Zagaria di dalam sebuah vila yang
ternyata memiliki lantai yang bisa dipindahkan. Polisi berhasil mengepungnya setelah memutus aliran listrik.

Zagaria merupakan pemimpin klan Casalesi, salah satu keluarga Camorra paling ditakuti. Aksi kejahatan mereka yang paling dikenal adalah eksekusi terhadap enam orang Afrika di sebuah salon gara-gara persaingan pasar narkoba.

Para polisi yang berhasil membekuknya bersorak gembira dan bertepuk tangan. Jari mereka membentuk huruf V untuk mengungkapkan kemenangan itu.

Bos mafia itu dilaporkan berusaha kabur melalui salah satu dari sejumlah pintu di kompleks bunker itu. Namun dia terpojok setelah lift yang akan dia gunakan untuk naik tidak berfungsi.

Sebuah ambulans kemudian didatangkkan setelah dia ambruk ketika digelandang polisi. Meskipun lemah, Zagaria bisa tersenyum seraya mengatakan, "Kalian menang. Negara menang," katanya dengan tangan diborgol.

Kepala kejaksaan Napoli Giandomenico Lepore menyatakan kegembiraannya atas penangkapan Zagaria. "Ini hadiah pensiun hebat bagi saya di hari terakhir saya berdinas," ujarnya.

"Mereka (polisi) berjanji akan menangkap Zagaria dan mereka berhasil. Mereka menepati janji. Saya sangat senang dan berterima kasih pada siapapun yang terlibat dalam operasi ini," sambungnya.

Di dalam bunker Zagaria, polisi menemukan sejumlah buku karya para jaksa penuntut dalam kasus mafia serta berbagai ikon keagamaan seperti salib.

Di sekeliling vila itu dipasang kamera CCTV, namun Zagaria tidak berkutik ketika polisi sudah mengepung kompleks, bahkan kota Casapesenna begitu mereka mendapat informasi soal keberadaan Zagaria. Mereka pun memblokade semua rute pelarian.

Menteri kehakiman Italia Anna Maria Cancellieri memuji prestasi kepolisian. "Ini sebuah kesuksesan besar bagi negara dan bukan hanya pukulan bagi Casalesi dan Camorra, tetapi juga bagi semua organisasi kejahatan," paparnya.

sumber : kompas
Share this article :

What's time

Visitor Today

Twitter

Bimbingan Belajar

Computer Courses

Topik Pilihan

Good News

Ada 6 Kunci Mencapai Lingkungan Pendidikan yang Ideal

Siswa DLC sedang mengikuti kursus English at DLC “ Leiden is Lijden” . Pemimpin itu menderita. Adalah sebuah pernyataan yang diungkapka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Yayasan Arjawa Bhakti Persadha - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen