Mengabdi Negri Lewat Jalur Pendidikan dan Media
Home » » 5 Miliuner yang Tak Tamat Sekolah

5 Miliuner yang Tak Tamat Sekolah

Selasa, 15 November 2011 | 12:26

Sekolah tentu saja penting, setidaknya sebagai pegangan untuk karier di masa depan. Namun, ketika Anda terpaksa berhenti sekolah karena beberapa alasan, tidak berarti Anda tidak memiliki kesempatan untuk maju dan sukses. Dari lima tokoh miliuner ini bawah ini bahkan ada yang dropped out dari sekolah menengah pertama. Namun, kegigihan dan kerja keras membuat mereka masuk dalam daftar orang-orang terkaya di majalah Forbes. Berani meniru langkah mereka?

Richard Branson

Pria eksentrik ini tidak melanjutkan lagi sekolahnya saat berusia 16 tahun. Saat itu ia mendirikan toko kaset dengan layanan pesan-antar, yang kelak menjadi perusahaan rekaman dan toko musik Virgin Records. Kekayaan Branson saat ini tak hanya berasal dari toko musiknya ini, tetapi juga sekitar 200 perusahaan lain, termasuk airlines, festival musik, dan ponsel, yang tersebar di 30 negara. Keuntungan bersihnya diperkirakan
6,8 milyar dollar.

Carl Lindner, Jr.

Miliuner ini dropped out dari sekolahnya karena harus bekerja mengirim susu untuk pabrik pengolahan susu milik keluarganya. Pada 1984, Lindner membeli Chiquita Brands International (dulu bernama United Fruit Company dan United Brands Company) dan menjalankannya hingga tahun 2001. Kekayaan bersihkan diperkirakan senilai 1,7 milyar dollar.

Francois-henri Pinault

Sebelum memegang lisensi untuk brand-brand terkenal seperti Gucci, Samsonite, Puma, dan balai lelang Christie's, suami aktris Salma Hayek ini terpaksa berhenti sekolah pada 1947. Saat itu ia harus bekerja di pabrik kayu ayahnya. Sekarang Pinault tak perlu mengotori tangannya lagi, apalagi dengan kekayaannya yang mencapai 8,7 milyar dollar.

Kirk Kerkorian

Salah satu orang terkaya di Beverly Hills ini dikenal sebagai raja resor, dan berjasa membangun kota Las Vegas hingga seperti sekarang. Namun Kerkorian justru hengkang dari sekolahnya di kelas delapan, untuk menggapai cita-citanya sebagai petinju amatir. Kini, CEO Tracinda Corporation ini telah mengumpulkan kekayaan hingga 3,1 milyar dollar.

Amancio Ortega

Dialah pendiri Industria de Diseno Textil (Inditex), kerajaan fashion yang memiliki brand-brand seperti Zara, Kiddy's Class, dan Massimo Dutti. Ia tak lagi bersekolah pada usia 14 tahun karena turut menjalankan toko kaus milik orangtuanya. Pada usia 39 tahun, ia membuka toko pertamanya yang kelak berkembang menjadi jaringan toko Zara. Ortega kini menjadi pria terkaya di Spanyol dengan kekayaan 31 milyar dollar.

sumber : kompas
Share this article :

What's time

Visitor Today

Twitter

Bimbingan Belajar

Computer Courses

Topik Pilihan

Good News

Ada 6 Kunci Mencapai Lingkungan Pendidikan yang Ideal

Siswa DLC sedang mengikuti kursus English at DLC “ Leiden is Lijden” . Pemimpin itu menderita. Adalah sebuah pernyataan yang diungkapka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Yayasan Arjawa Bhakti Persadha - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen