Mengabdi Negri Lewat Jalur Pendidikan dan Media
Home » » Periksa Pengantar Uang Rp 1,5 M di Dalam Kardus Durian, KPK Periksa Menteri Muhaimin ?

Periksa Pengantar Uang Rp 1,5 M di Dalam Kardus Durian, KPK Periksa Menteri Muhaimin ?

Sabtu, 27/08/2011 06:59

Terbuka Kemungkinan KPK Periksa Menteri Muhaimin

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal mengembangkan  penyidikan kasus suap proyek Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. KPK pun siap memanggil Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar.

"Tim penyidik tidak menutup kemungkinan akan memintai keterangan untuk itu (Muhaimin)," tutur Wakil Ketua KPK M Jasin dalam pesan singkat, Jumat (26/8/2011) malam.

Seperti diketahui, KPK pada Kamis (25/8), berhasil melakukan tangkap tangan tiga orang yang diduga melakukan serah terima uang terkait pencairan dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) bidang transmigrasi di 19 Kabupaten tahun 2011. Dengan total nilai Rp 500 miliar yang merupakan anggaran dari APBN-P tahun 2011.

Dharnawati (swasta) yang diduga memberikan uang ditangkap di daerah Otto Iskandardinata (Otista), Jakarta Timur. Kemudian, INS (I Nyoman Suisanaya) yang merupakan Sesditjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT) pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans)
ditangkap di gedung A lantai 2 Kemenakertrans, Jalan Kalibata, Jakarta Timur. Sedangkan, DI (Dadong Irbarelawan) Kabag Perencanaan dan Evaluasi tertangkap di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Banten.

Usai ditangkap ketiganya langsung menjalani proses pemeriksaan di gedung Kemenakertrans, Kalibata, Jakarta Timur dan sekitar jam 21.30 WIB tiba di gedung KPK, Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Penyidik KPK, menemukan barang bukti berupa satu buah kardus durian yang berisi uang sekitar Rp 1,5 miliar. Dimana, diduga sebagai fee yang diberikan oleh DNW supaya dana PPID di sejumlah daerah transmigrasi segera cair.

KPK Juga Periksa Pengantar Uang Rp 1,5 M di Dalam Kardus Durian

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tiga tersangka kasus dugaan suap pencairan dana percepatan pembangunan infrastruktur daerah bidang transmigrasi 19 kabupaten di Kemenakertrans tahun 2011 hingga Sabtu (27/8) dini hari.

Ternyata selain mereka, penyidik juga meminta keterangan saksi yang diduga sebagai pengantar uang senilai Rp 1,5 miliar yang dimasukan dalam kardus durian ke kantor Direktorat Jenderal Pembinaan, Pembangunan Kawasan Transmigrasi (Ditjen P2KT) di kawasan Kalibata. Belum jelas benar identitas kurir ini.

"Tidak tahu, tanya tersangkanya saja," ujar saksi yang mengenakan jaket berwarna coklat muda dan kopiah itu saat meninggalkan kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8) dini hari.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai siapa sebenarnya yang memerintahkannya mengantar uang senilai Rp 1,5 miliar dalam sebuah kardus bekas durian, ia enggan menjelaskannya.

"Tidak tahu, tidak tahu," ujarnya.

Sebelumnya pada Kamis (25/8) lalu KPK telah melakukan penangkapan terhadap Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan, Pembangunan Kawasan Transmigrasi (Ditjen P2KT) bernama I Nyoman Suisnaya, Kabag Program Evaluasi di Ditjen P2KT bernama Dadong Irbarelawan dan seorang pengusaha wanita bernama Dhanarwati di beberapa tempat berbeda. Dalam penangkapan tersebut, KPK pun akhirnya menyita uang senilai Rp 1,5 miliar yang ditemukan dalam sebuah kardus durian.


sumber : detik
Share this article :

What's time

Visitor Today

Twitter

Bimbingan Belajar

Computer Courses

Topik Pilihan

Good News

Ada 6 Kunci Mencapai Lingkungan Pendidikan yang Ideal

Siswa DLC sedang mengikuti kursus English at DLC “ Leiden is Lijden” . Pemimpin itu menderita. Adalah sebuah pernyataan yang diungkapka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Yayasan Arjawa Bhakti Persadha - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen